KEGIATAN TADARUS AL-QURAN

Tadarus Al-Qur’an berasal dari kata Arab darasa (دَرَسَ) yang berarti mempelajari atau menelaah. Kata tadarus (تَدَارُس) mengandung makna saling mempelajari, yaitu membaca, menyimak, dan memahami Al-Qur’an secara bersama-sama.

Secara istilah, tadarus Al-Qur’an adalah kegiatan membaca Al-Qur’an secara bergiliran atau bersama, disertai penyimakan, penghayatan, dan upaya memahami kandungannya.

Makna Bahasa dan Konsep
Dalam Al-Qur’an disebutkan: اِقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَ
“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.”
(QS. Al-‘Alaq: 1)

Ayat ini menjadi dasar pentingnya membaca sebagai pintu ilmu, termasuk membaca Al-Qur’an.

Allah juga berfirman: كِتٰبٌ اَنْزَلْنٰهُ اِلَيْكَ مُبٰرَكٌ لِّيَدَّبَّرُوْٓا اٰيٰتِهٖ
“Ini adalah Kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka mentadabburi ayat-ayatnya.”
(QS. Sad: 29) Ayat ini menegaskan bahwa membaca Al-Qur’an bukan sekadar melafalkan, tetapi juga mentadabburi (merenungkan makna).

Tadarus dalam Hadis
Rasulullah ﷺ bersabda: “Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah, mereka membaca Kitabullah dan saling mempelajarinya, melainkan turun kepada mereka ketenangan, diliputi rahmat, dikelilingi malaikat, dan Allah menyebut mereka di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya.”
(HR. Muslim ibn al-Hajjaj)

Dalam riwayat lain disebutkan bahwa setiap bulan Ramadan, Malaikat Jibril datang untuk mudarasah (saling membaca) Al-Qur’an bersama Nabi Muhammad ﷺ. Hal ini menunjukkan bahwa tadarus adalah sunnah yang dicontohkan langsung oleh Rasulullah.

Makna Spiritual Tadarus
Tadarus Al-Qur’an memiliki beberapa makna mendalam:

  • Menghidupkan hati – Al-Qur’an menjadi cahaya dan petunjuk hidup.
  • Meningkatkan iman dan ketakwaan – khususnya di bulan Ramadan.
  • Memperbaiki bacaan (tajwid) – karena ada proses saling menyimak.
  • Mempererat ukhuwah – dilakukan bersama dalam suasana ibadah.
  • Mendapatkan pahala berlipat ganda – setiap huruf bernilai pahala.

Tadarus Al-Qur’an bukan hanya kegiatan membaca, tetapi proses pembelajaran, perenungan, dan pengamalan isi Al-Qur’an secara bersama-sama. Ia mengandung dimensi ibadah, pendidikan, dan sosial.

Latest Posts